Tampilkan postingan dengan label MILITER DUNIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MILITER DUNIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Mei 2016

Terungkap, Bagaimana Kemampuan Baru F-35.

Terungkap, Bagaimana Kemampuan Baru F-35
Jet tempur F-35 baru milik Angkatan Udara Amerika disebut telah mengusung kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghancurkan target udara ataupun darat serta menangkap gambar secara realtime.
Pesawat tempur siluman ini lebih mudah bagi pilot untuk mencari, melacak dan menghancurkan sasaran musuh di berbagai kondisi tempur termasuk serangan dari rentang lebih jauh.
Berbicara kepada Scout Warrior Kolonel , Angkatan Udara Todd Canterbury, mantan pilot dan instruktur F-35, mengatakan pesawat tempur baru membawa berbagai teknologi baru termasuk sensor canggih, radar, senjata untuk menyerang dan komputer generasi baru.
Canterbury saat ini menjabat sebagai Kepala Operasi Divisi Integrasi Kantor F-35 di Pentagon. Sebelumnya dia telah menjadi pilot F-35 di Eglin Air Force Base, Fla dan memiliki ribuan jam terbang dengan jet tempur F-16 dan F-15 sehingga mampu membandingkan margin dari masing-masing pesawat.
“F-35 adalah mimpi untuk terbang. Ini adalah pesawat paling mudah untuk terbang. Sekarang saya bisa fokus pada pekerjaan dan memenangkan pertempuran,” kata Canterbury mengatakan Scout Warrior Rabu 11 Mei 2016
Canterbury merujuk ke kemajuan teknologi F-35 yang disebut “sensor fusion,” sistem yang menempatkan informasi radar penargetan, navigasi dan ketinggian di layar tunggal untuk. Hal ini menjadikan pilot bisa mengandalkan komputer algoritma untuk melihat gambar battlespace mereka secara utuh dan tidak perlu lagi melihat layar yang berbeda untuk menargetkan koordinat, kecepatan udara, pemetaan dan informasi medan, sensor feed atau data yang masuk dari radar penerima peringatan.
Electro-Optical Targeting System atau EOTS F-35 menggabungkan teknologi pencarian dan pelacakan sensor inframerah untuk pilot yang memungkinkan mereka untuk menemukan dan melacak target sebelum menyerang dengan senjata presisi dipandu.
Sistem EOTS direkayasa untuk bekerja bersama-sama dengan teknologi yang disebut Distributed Aperture System atau DAS, yang terdiri dari enam kamera strategis yang dipasang di sekitar pesawat untuk memberikan pilot pandangan 360 derajat.
“Saya bisa melihat melalui pesawat dan melihat daratan di bawah saya. Aku dapat melihat langsung di bawah saya tanpa harus mengaburkan visi saya, “kata Canterbury.
DAS juga berfungsi dalam pelacakan presisi, kemampuan pengendalian tembakan dan kemampuan untuk memperingatkan pilot dari ancaman yang mendekat.
F-35 juga direkayasa dengan radar Active Electronically Scanned Array yang mampu melacak sejumlah sinyal elektromagnetik, termasuk pengembalian dari Synthetic Aperture Radar, atau SAR. Hal ini memberikan gambaran dari kontur tanah atau daerah sekitarnya bersama dengan Ground Moving Target Indicator atau GMTI untuk melihat berbagai target di darat secara jelas.
Paket perangkat lunak F-35 ini sedang dikembangkan secara bertahap. Blok 2B memungkinkan JSF untuk memberikan dukungan udara jarak dekat dan memecat AMRAAM (Advanced Medium Range Air to Air Missile), JDAM (Joint Direct Attack Munition) atau GBU 12 (laser-guided aerial bomb),
Peningaktan selanjutnya adalh Blok 3i yang akan meningkatkan kemampuan tempur lebih jauh dan Blok 3F dengan membawa kemampuan tempur jarak jauh yang meningkat untuk menekan pertahanan udara musuh.
Angkatan Udara berencana untuk mencapai status operasional dengan perangkat lunak Blok 3i tahun 2016. Semetnara kemampuan operasional penuh akan datang dengan Blok 3F.
Blok 3F akan meningkatkan kapasitas pengiriman senjata dari JSF juga, memberikan kemampuan untuk menjatuhkan Small Diameter Bomb, 500-pound JDAM and AIM 9X short-range air-to-air missile.
OTAK PESAWAT
Canterbury juga berbicara tentang bagaimana insinyur dan ahli Angkatan Udara telah membuat kemajuan dalam membangun perpustakaan komputer di pesawat yang disebut Mission File Data. “Para ahli bekerja keras untuk membuat katalog semua ancaman yang mungkin kita hadapi,” katanya.
Digambarkan sebagai otak dari pesawat, file data misi mengumpulkan informasi geografi, ruang udara dan ancaman potensial di daerah yang diketahui dunia di mana F-35 mungkin diharapkan untuk melakukan operasi tempur.
Terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, file data misi dasarnya data base ancaman yang dikenal saat ini. File-file tersebut sedang dilakukan pemrograman ulang di laboratorium Eglin Air Force Base, Fla.
Data misi yang sarat dengan berbagai informasi untuk memasukkan informasi pesawat komersial dan khususnya jet tempur Rusia dan China. Sebagai contoh, sistem data misi akan memungkinkan pilot untuk dengan cepat mengidentifikasi MiG-29 Rusia jika terdeteksi oleh sensor F-35 ini.
Teknologi sensor memungkinkan pesawat melakukan fungsi ISR jauh lebih besar dari pesawat sebelumnya memberikan kemampuan seperti drone untuk mengumpulkan dan menyebarkan informasi surveilans. Sebagai bagian dari ini, F-35 juga dapat menggunakan data-link direkayasa khusus untuk berkomunikasi secara real-time dengan F-35 dan jet tempur lainnya.
“Dengan data-link terbentuk interoperabilitas jaringan, kita dapat berbicara satu sama lain dan berbicara dengan pesawat generasi keempat juga,” jelas Canterbury.
F-35A dapat berfungsi sebagai pesawat pengintai, pesawat tempur udara ke udara, pesawat tempur udara ke darat atau pesawat siluman yang direkayasa untuk menghindari pertahanan udara musuh/
“Meski siluman penting dalam fase awal dari perang untuk melumpuhkan pertahanan udara terpadu dan memungkinkan jet tempur generasi keempat untuk terbang kita tidak perlu siluman sepanjang waktu,” kata Canterbury. “Saya bisa menggunakan siluman dan serangan elektronik untuk melihat musuh sebelum dia melihat saya.”
F-35A juga sangat cocok untuk berkeliaran di area perang dan memberikan dukungan untuk unit di tanah. Untuk misi ini F-35 akan membawa Gatling Gun 25mm yang dipasang di atas pesawat operasional pada 2017.
F-35 memiliki 11 stasiun senjata, yang mencakup tujuh stasiun senjata eksternal untuk bom atau bahan bakar. “Jika kita tidak perlu sembunyi-sembunyi, saya bisa memuat ini dengan senjata dan menjadi sebuah bom truk,” kata Canterbury.

MOHON DI FOLLOW AKUN SAYA

Instagram : muhamadaliv_fahrudin
Path          : Pak Udin

Line           : pak-udin


Senin, 15 Februari 2016

Beberapa Operasi Besar Militer Amerika yang Berakhir Memalukan

Beberapa Operasi Besar Militer Amerika yang Berakhir Memalukan



Amerika Serikat boleh berbangga karena sukses dalam perang dunia pertama dan kedua.Tapi adalah hal yang umum kalau semua di dunia bagai roda yang sedang berputar , ada menang juga ada kalah.

Negara dengan militer kuat seperti Amerika pun bukan berarti tidak pernah kalah.Bahkan mereka pernah mengalahi kekalahan pahit yang memalukan.
Apa saja?
1.Perang Vietnam (1957-1975)
Belum puas ada jotos dengan Uni Soviet pada perang Korea , Amerika kembali ikutan dalam perang Vietnam.
Perang ini merupakan bagian dari perang dingin antara dua kubu ideologi besar yaitu komunis dan liberal .

Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam utara) Amerika Serikat, Korea Selatan , Thailand , Selandia Baru , dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan.
Sedangkan Uni Soviet dan Cina mendukung Vietnam Utara yang komunis.
Dalam ajang Perang Vietnam terlihat AS agak kewalahan dalam menghadapi keampuhan pesawat-pesawat tempur buatan Uni Soviet. Untuk air-to-air combat Vietnam Utara menggunakan MIG-17 dan MiG-19, sementara AS mengandalkan F-4 Phantom-nya. Pesawat AS lainnya yang banyak terlibat dalam perang Vietnam antara lain F-100, OV-10 Bronco, C-123, C-130 dan C-7 Trash Haulers, selain itu digunakan pula F-105, F-111 dan B-52 sebagai pembom.Namun AS langsung kocar-kacir ketika Uni Soviet mengirimkan jet tempur maut MIG-21 yang menjadi jet tempur paling menakutkan pada masa itu.
Hasil kekalahan politis dan militer Amerika Serikat

2.Gagal total Eagle Claw (1979)

Sekelompok mahasiswa pendukung revolusi Iran menduduki kedutaan besar Amerika di Teheran dan menyandra 53 diplomat dan staf kedubes AS.
Pidato imam Khomeni dianggap sebagai negara yang menyebarkan petaka di Negara-negara lain,nasionalisme menurut revolusi Iran adalah jawaban atas kagalan rezim Shah Muhammad Reza Pahlevi yang didukung AS.
Karena krisis sandera itu makin hari makin parah , maka militer AS berencana melancarkan operasi militer untuk membebaskan para sandera.Operasi tempur yang bernama Eagle Claw itu dikomandani oleh Kolonel Charlie Beckwith melibatkan pasukan khusus andalan AS , Delta Force dan Ranger.
Namun apa hasil nya…
Bukan nya sukses sesuai rencana malah kehilangan 1 pesawat C-130 dan 1 helikopter RH-53 karena kecelakaan.8 orang tewas…


Semua pasukan AS akhirnya ditarik mundur.Operasi Eagle Claw sendiri secara politik membuat malu pemerintah AS karena gagal total akibat kecelakaan dan bukan karena pertempuran hingga akhir nya memilih cara diplomatic untuk membebaskan Sandra.

3.Operation Serpent Gothic (1993)
Keterlibatan AS di Somalia relative bersih dari kepentingan.Desember 1992 presiden George HW Bush setuju untuk mengirimkan pasukan sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB.Pasukan ini akan bertugas dalam operasi pengembalian harapan (Restore Hope) di Somalia yang sedang dilanda perang saudara dan kelaparan.
Menurut PBB , pasukan darri Negara adidaya murni diperlukan sebagai penegak perdamaian untuk melindungi rakyat dari pertikaian antar panglima perang di Somalia.Untuk itulah PBB meminta AS terlibat di Somalia , bersama Pakistan dan Malaysia.
Di Somalia , keadaan tak menentu.Salah seorang panglima perang bernama Mohammed Farah Aidid yang didukung klan Habr Gidr memproklamirkan diri menjadi Presiden.Panglima perang dari klan lainnya yang tidak setuju terus melakukan perlawanan.Akibatnya Aidid memberlakukan tangan besi dan terus memaksakan kekuasaannya.Ia memerangi siapa saja yang tidak setuju , bahkan juga terhadap pasukan penjaga keamanan PBB.
Pada 5 Juni 1993 , pasukan Aidid terlibat bentrokan dan menewaskan 15 personel pasukan penjaga perdamaian PBB dari Pakistan di Mogadishu.Akibatnya,Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 837 untuk memburu Aidid.
Pertengahan tahun itu , AS merencanakan penangkapan beberapa petinggi klan Habr Gidr di bawah Aidid.Diantaranya adalah Omar Salad (Perdana Menteri) dan Mohammed Hassan Awale (Penasihat Politik) . Lokasi operasi di kompleks pasar Bakkara , Mogadishu .
Namun nahas bagi militer Amerika.Dua helicopter Black Hawk jatuh dihantam RPG dari milisi pendukung Aidid.Pasukan daratpun babak belur , selain karena serangan milisi yang terus-menerus mereka juga berbaur dengan warga sipil disana yang menyebabkan pasukan Amerika kesulitan membalas tembakan.Belum lagi keadaan kota Mogadishu yang semakin semrawut hingga pasukan darat Amerika banyak yang tersesat dan jadi korban.


Mike Durant , salah satu pilot helicopter Black Hawk yang jatuh ditawan milisi.Sedangkan dua prajurit lainnya tewas dengan tubuh tercabik-cabik.
Tubuh keduanya diseret ke jalanan dan dimutilasi.Fakta-fakta dan dokumentasi kekejaman ini mengguncang AS setelah disiarkan oleh CNN.Masyarakat AS sangat marah kepada pemerintannya yang dianggap membiarkan hal tersebut terjadi.Presiden Bill Clinton pun dibuat geram.Akibatnya hingga saat ini AS tidak mau menjadi bagian pasukan perdamaian PBB , terutama diwilayah Afrika.

4.Operation Enduring Freedom , Afganistan (2001-sekarang)

Ini juga salah satu perang terlama Amerika selain perang Vietnam.Amerika memang dominan di Afganistan , namun setelah sepuluh tahun di Afganistan mereka masih belum bisa menangkap Osama bin Laden.Padahal alasana mereka menyerang Afganistan adalah untuk menangkap teroris yang mereka tuduh pelaku dari kejadian 11 September 2001 itu.
Tapi sangat memalukan jika itu yang dijadikan alas an.Soal nya kejadian itu pun masih meragukan bahwa fakta gedung WTC runtuh akibat ditabrak pesawat dan terkesan itu adalah pekerjaan orang dalam.Fakta-fakta janggalpun sudah banyak membuktikan bahwa tragedi itu hanya lah akal-akalan semata.
Dan sampai saat ini , pasukan militer terkuat di dunia itu pun masih belum kelar-kelar misi nya meskipun sudah terisi ribuan kantung mayat untuk prajurit Amerika.

5.Operasi Pembebasan Irak (2003-2010)

Amerika boleh menang dalam perang ini tapi alasan mereka untuk menginvasi Irak jelas sangat tidak masuk akal.Mereka menuduh Irak mempunyai senjata pemusnah masal tapi sampai sekarang tuduhan itu tidak pernah terbukti.Seperti nya ada maksud tertentu terkait invasi mereka ke Irak dan pelucutan senjata nukril Saddam dijadikan alasan untuk melegalkan serbuan.Tuduhan nya pun diganti , Amerika beralasan menyerang Irak untuk membebaskan rakyat Irak dari pemerintah Saddam yang otoriter.Rupa nya orang Amrik itu plin-plan ya

Source :: http://sibukforever.blogspot.com


Pengikut